MANFAAT DAN KANDUNGAN GIZI DURIAN : RAJA BUAH TROPIS YANG KAYA

13 Oktober 2025

Durian, yang dikenal sebagai “Raja Buah” di Asia Tenggara, adalah buah tropis dengan kulit berduri dan aroma khas yang kuat. Meskipun baunya sering menjadi perdebatan, durian menyimpan kekayaan nutrisi yang luar biasa. Buah ini kaya akan vitamin, mineral, serat, dan senyawa bioaktif yang memberikan berbagai manfaat kesehatan. Dalam artikel ini, kita akan membahas kandungan gizi durian serta manfaatnya bagi tubuh, berdasarkan fakta nutrisi yang didukung penelitian.

Kandungan Gizi Durian

Durian memilik nutrisi yang kaya, menjadikannya salah satu buah paling bergizi dibandingkan buah lain. Per porsi sekitar 243 gram (satu biji durian utuh), durian mengandung:

  • Kalori: 357 kkal, yang sebagian besar berasal dari karbohidrat alami dan lemak sehat.
  • Karbohidrat: 66 gram, termasuk gula alami yang memberikan energi cepat.
  • Serat: 9 gram (sekitar 33% kebutuhan harian), mendukung pencernaan.
  • Protein: 4 gram.Lemak: 13 gram, sebagian besar lemak tak jenuh yang baik untuk jantung.
  • Vitamin dan Mineral Utama:
  • VitaminC: 80% AKG harian (meningkatkan imunitas).
  • Tiamin(VitaminB1): 61% AKG (mendukung metabolisme energi).
  • VitaminB6: 38% AKG (membantu fungsi otak dan produksi sel darah merah).
  • Mangan: 39% AKG (untuk kesehatan tulang dan antioksidan).
  • Kalium: 30% AKG (mengatur tekanan darah).
  • Riboflavin(VitaminB2): 19% AKG, dan zat besi untuk mencegah anemia.

Selain itu, durian mengandung senyawa bioaktif seperti polifenol dan senyawa sulfur yang berperan sebagai antioksidan kuat. Kandungan ini membuat durian lebih bergizi daripada banyak buah tropis lainnya, meskipun kalorinya lebih tinggi.

Manfaat Kesehatan Durian

Kekayaan nutrisi durian memberikan dampak positif bagi berbagai aspek kesehatan, asal dikonsumsi dalam porsi yang wajar (hindari berlebihan untuk mencegah kenaikan berat badan).

  • Mendukung Kesehatan Pencernaan: Serat tinggi (9 gram per porsi) membantu mencegah sembelit, memperlancar buang air besar, dan menjaga flora usus sehat. Ini juga mengurangi risiko penyakit pencernaan seperti divertikulitis.
  • Meningkatkan Imunitas dan Antioksidan: Vitamin C dan polifenol dalam durian yang dapat melawan radikal bebas, mengurangi peradangan, dan mencegah penuaan dini. Manfaat ini juga melindungi dari infeksi dan penyakit kronis seperti kanker.
  • Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah: Kalium tinggi membantu mengatur tekanan darah, sementara serat dan lemak sehat menurunkan kolesterol LDL. Studi menunjukkan durian dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
  • Mencegah Anemia dan Mendukung Tulang: Zat besi dan vitamin B6 membantu produksi hemoglobin, yang dapat mengurangi gejala anemia. Kalsium, magnesium, dan mangan memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.
  • Meningkatkan Energi dan Kesehatan Mental: Karbohidrat kompleks memberikan energi berkelanjutan, sementara vitamin B mendukung fungsi otak, mengurangi risiko depresi, dan bahkan membantu mengatasi insomnia.
  • Manfaat Lain: Selain manfaat di atas Durian juga dapat membantu mengontrol gula darah (meskipun tinggi gula, seratnya memperlambat penyerapan), mendukung penurunan berat badan jika dimakan secukupnya, dan bahkan bermanfaat untuk kulit dengan mengurangi flek hitam berkat antioksidannya.

Kesimpulan

Meskipun durian memiliki segudang manfaat baik, sebaiknya durian dikonsumsi dalam keadaan segar dan tidak berlebihan, terutama bagi penderita diabetes atau obesitas, karena kalorinya yang tinggi. Efek samping potensial termasuk panas dalam atau gangguan pencernaan jika dimakan mentah atau terlalu banyak.